Uwe mPemata Press

News / Sport / Health / Humor / Education


Leave a comment

Pola Makan yang Baik Berdasarkan Golongan Darah

golongan_darah1Melalui sistem sirkulasi darah, sari-sari makanan dialirkan ke seluruh tubuh manusia. Dr. James D’Adamo dan Dr. Peter J. D’Adamo berasumsi  “Jika darah merupakan sumber utama penyalur makanan pada tubuh, kemungkinan besar darah juga dapat mengidentifikasi perbedaan makanan.”
Berdasarkan asumsi itu, mereka menemukan bahwa ternyata ada mata rantai yang hilang dalam proses yang mengarah pada kesehatan atau penyakit. Mata rantai itu adalah rantai makanan yang menyebabkan proses kimiawi manusia ikut berubah. Salah satunya adalah Golongan Darah.
Golongan darah menjadi kunci bagi keseluruhan sistem kekebalan tubuh manusia, serta menciptakan antibody untuk menangkal berbagai penyakit dan infeksi. Selain itu,golongan darah juga merupakan penentu pola makan dan jenis olahraga yang dibutuhkan seseorang.
Berikut adalah fakta-fakta tentang tipe berbagai golongan darah
1. Gol. Darah O merupakan gol. darah tertua di dunia, pertama kali ditemukan di Afrika.
2. Gol. darah A muncul seiring dengan perubahan peradaban masyarakat agraris.
3. Gol. darah B muncul ketika manusia pindah ke belahan bumi utara, ke daerah yang lebih berbahaya.
4. Gol. darah AB merupakan adaptasi modern, suatu perpaduan dari berbagai sifat golongan darah A dan B.
Penulis akan menerangkan lebih lanjut tentang golongan darah dan pola makan yang cocok. Dirangkum dari buku Terapi Herbal Berdasarkan Golongan Darah”

A. Pola Makan Golongan Darah O
Orang dengan golongan darah ini memiliki karakter si Pemburu yang Kuat, Percaya Diri yang Tinggi, Pantas menjadi Pemimpin.
Golongan darah ini akan lebih baik keadaaannya jika diberi makanan tinggi protein. Daging sapi, ayam, dan ikan yang tidak tercemar zat kimia sangat baik untuk daya tahan tubuh mereka. Namun, mereka yang bergolongan darah ini harus berhati-hati dengan produk susu terutama yang susu sapi yang mengandung lemak karena mereka sulit mengubah lemak menjadi endergi. Mereka dapat mengganti susu sapi dengan susu kedelai.
Mereka yang dengan tipe darah ini dapat merespon minyak dan lemak dengan baik karena merupakan sumber nutrien penting bagi tubuh dan membantu proses buang air besar. Contoh minyak yang baik dikonsumsi adalah minyak zaitun dan minyak biji rami.
Polong-polongan seperti buncis dan kacang polong perlu dihindari karena mengandung lektin. Lektin ini jika tidak terpakai akan menyebabkan rematik. Selain itu, jenis sayuran yang menjadi masalah besar bagi merka dengan golongan darah ini adalah kubis. Sayuran ini dapat menghambat fungsi tiroid, yang memang fungsi tiroid mereka lebih rendah dibandingkan golongan darah lain. Sayuran hijau yang bagus bagi mereka yaitu kaya vitamin K seperti brokoli dan asparagus. Jadi, pantangan bagi mereka adalah kecambah alfafa, lidah buaya, avokad, kembang kol, jagung, mentimun, bawang prei, mustard, jamur shitake, kubis, kentang, dan pare.
Untuk buah, lebih baik dalam bentuk jus. Buah yang bagus untuk tipe golongan darah ini seperti apel karena mengandung kadar gula tinggi. Jus nanas juga bagus karena membantu mengurangi mudahnya cairan tubuh keluar melalui kulit dan kembung. Buah yang disarankan diantaranya yaitu papaya, semangka, mangga, pir, pisang, melon dll. Sedangkan buah yang di pantang adalah blewah, kiwi, melon madu, pisang tanduk, kelapa dan santan, jeruk keprok.
Penyakit yang berisiko tinggi bagi golongan darah O, antara lain: kelainan pembekuan darah, peradangan ( terutama arthritis), produksi thyroid rendah, kembung.

B. Pola Makan Golongan Darah A
Mereka yang bergolongan darah ini memerlukan makan sealami mungkin unuk memperkuat sistem kekebalan tubuh dan menghambat berbagai penyakit berbahaya. Penyakit yang berisiko tinggi anatara lain: jantung, diabetes mellitus, kanker, gangguan hati dan empedu serta hepatitis.
Orang golongan darah A sangat cocok mengonsumsi makanan vegetarian. Jenis sayuran yang baik bagi mereka adalah brokoli, wortel, labu, bayam dan bawang Bombay yang merupakan penguat sistem kekebalan tubuh yang bagus. Sedangkan yang perlu dihindari antara lain kol, tomat, merica, kentang, dan ubi. Sayuran tersebut mengandung lektin yang berdampak negatif pada saluran pencernaan.
Daging dan olahannya seperti ham dan sosis harus dihapus dari daftar makanan mereka karena mengandung nitrat yang dapat memicu kanker lambung. Hindari juga mi instan. Mereka dapat mengonsumsi sejumlah susu yang di fermentasikan seperti yoghurt, kefir, krim tawar dll. Tapi, mereka harus menghindari susu murni dan membatasi konsumsi telur.
Kacang kedelai dan olahannya dianjurkan sebagai bahan baku utama dalam pola makannya. Jika sedang pilek, asma, sering terinfeksi, sebaiknya membatasi konsumsi gandum dan olahannya.
Untuk buah, mereka dapat makan berbagai buah. Tapi, buah-buahan tropis tidak cocok bagi mereka seperti mangga dan papaya karena menyebabkan iritasi lambung. Mereka baiknya mengonsumsi buah-buahan yang bersifat basa seperti melon untuk menyeimbangkan asam lambung,anggur, sirsak, dan srikaya.
Vitamin yang yang disarankan bagi yang bergolongan darah A antara lain vit.B12, vit.C, Vit. E, kalsium, besi, seng dan selenium.

C. Pola Makan Golongan Darah B
Mereka bagus mengonsumsi berbagai jenis daging. Jika terjadi penurunan daya tahan tubuh, disarankan mengonsumsi daging kambing, domba atau kelinci 2-3 kali seminggu. Daging tersebut lebih disarankan dibandingkan daging sapi atau kalkun.
Mereka yangbergolongan darah B dapat menikmati hampir semua produk susu. Gandum dan Jagung perlu dicoret dari daftar makan mereka karena mengandung lektin yang tersimpan dalam jaringan otot sehingga menyebabkan pembakaran kalori lebih lambat. Akibatnya, berat badan akan naik. Mereka yang bergolongan darah ini rata-rata cepat gemuk.
Sayuran yang dikonsumsi lebih baik yang kaya akan magnesium. Sayuran yang disarankan antara lain bit, wortel, terung, jahe, ubi, selada, asparagus, bawang, bayam dll. Sedangkan yang harus di hindari adalah pare, jagung, waluh, zaitun, dan tomat. Untuk buah, mereka disarankan mengonsumsi buah antara lain semua anggur, nanas, papaya, ceri, mangga, jeruk, kiwi, dll. Sedangkan yang harus dihindari adalah kelapa dan santan, kesemek, delima dan belimbing.

D. Pola Makan Golongan Darah AB
Produksi lender mereka berlebihan. Mempunyai masalah dengan saluran napas, sinus, atau infeksi telinga. Lebih bermanfaat bagi mereka untuk mengonsumsi beras dibandingkan pasta. Jagung harus dihindari. Mereka juga harus membatasi porsi daging yang dimakan karena asam lambung mereka tidak cukup efektif untuk mencerna terlalu banyak protein hewani. Hindari konsumsi daging ayam. Sebaiknya mereka menjadikan makanan hasil laut sebagai menu utama.
Kacang-kacangan dan biji-bijian merupakan dilemma bagi mereka. Walaupun dapat dijadikan sumber protein penunjang yang baik, semua biji-bijian mengandung lektin yang dapat menghambat insulin. Untuk amannya, lebih baik konsumsilah kacang tanah.
Sayuran yang dianjurkan adalah sayuran segar yang merupakn sumber penting fitokimia, yakni zat alami dalam makanan yang dapat mencegah penyakit jantung dan kanker. Sayuran yang harus dihindari lidah buaya, buah zaitun, jagung, jamur shitake, pare.
Buah-buahan yang dikonsumsi harus diarahkan pada buah yang bersifat basa seperti anggur, plum, beri dan buah yangmengandung vit.C. perasan jus lemon (1/2 lemon) yangdicampur segelas air hangat yang diminum setiap pagi dapat membersihkan dan menghilangkan lender. Buah-buahan yang harus dihindari antara lain pisang, kelapa, kesemek, delima, belimbing, dan avocado.
Pada dasarnya mereka tidak membutuhkan suplemen dalam pola makannya dan hanya dikonsumsi dengan alasan tertentu karena makanan yang bergolongan darah AB sudah banyak mengandung vit. A, vit. B12, niasin dan vit. E.


2 Comments

~ DZIKIR SEBANYAK-BANYAKNYA, BERDOA SEDIKIT SAJA ~

Doazikir1zikrullah

Tidak ada kita menemukan perintah untuk berdo’a sebanyak-banyaknya. Bahkan para nabi dan rasul beserta para pengikutnya yang sedang berjuang menegakkan agama Allah pun ketika sedang menghadapi masalah tidak diperintahkan untuk berdo’a, melainkan disuruh banyak-banyak berdzikir. ‘’Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu dan berdzikirlah menyebut (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu memperoleh kemenangan.’’  [QS. Al Anfaal (8): 45].

Dan perintah itu diulang-ulang di dalam berbagai ayat untuk kepentingan yang lebih umum. Bahwa, dalam kondisi apa pun Allah memerintahkan kepada kita untuk memperbanyak dzikir. ‘’Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya.’’ [QS. Al Ahzab: 41].

Kenapakah kita disuruh banyak berdzikir dibandingkan minta tolong? Agaknya kita sudah bisa menebak alasan yang ada di baliknya. Bahwa, orang yang terlalu sering meminta tolong justru akan memperlemah daya juangnya sendiri. Sebaliknya, orang yang banyak berdzikir mengingat Allah akan menguatkan.

Berdzikir memiliki makna selalu merasa dekat dengan Allah secara lahiriah maupun batiniah. Menyebut dengan lisan maupun mengingat dengan hati. Ada perasaan selalu bersama dengan-Nya kapan saja dan dimana saja, sehingga memunculkan rasa tenteram dan percaya diri untuk memperoleh pertolongan dan perlindungan dari-Nya. ‘’(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berdzikir kepada Allah, Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati manusia menjadi tenteram.’’ [QS. Ar Ra’d: 28].

Maka dalam konteks dzikir dan doa ini, kita diajari untuk melakukannya secara proporsional. Dzikir dianjurkan dilakukan sebanyak-banyaknya agar jiwa kita selalu ‘nyambung’ dengan Allah. Maka, ketika jiwa sudah tersambung kepada-Nya, doa tidak perlu banyak-banyak, sudah sangat mustajab. Karena jiwanya telah terisi penuh oleh eksistensi Allah.

Sebaliknya, tidak sedikit orang yang berdoa tetapi jiwanya tidak tersambung kepada Allah. Dzikirnya buruk, karena tidak sepenuh hati, sehingga jiwanya pun jauh dari Allah. Bagaimana mungkin doa yang demikian bisa terkabul. Do’a itu kan hanya meluncur dari lisannya, tanpa melibatkan hatinya. Sementara itu, Allah mengajari agar kita tidak lalai saat berdzikir kepada-Nya dengan merendahkan suara maupun berbisik-bisik mesra di dalam jiwa.

‘’Dan berdzikirlah menyebut (nama) Tuhanmu di dalam jiwamu, dengan merendahkan diri dan rasa takut serta dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang hari. Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.’’ [QS. Al A’raaf: 205].


Leave a comment

~ MENCEGAT LAILATUL QADR ~

 Ada semacam kesalahkaprahan dalam menyongsong malam kemuliaan (Lailatul Qadr). Terutama, karena menganggap Lailatul Qadr bisa dicegat kedatangannya oleh sembarang orang. Sehingga, lantas ada yang bertahan melek malam agar bisa tetap terjaga pada malam yang diperkirakan Lailatul Qadr bakal datang. Tak jarang, orang-orang yang demikian ini, mencegat tidak sambil mengkaji kandungan Al Qur’an melainkan sambil begadang belaka.

Memang puncak puasa Ramadan adalah Lailatul Qadr. Hampir semua umat Islam yang paham tentang ilmu puasa mengharapkan bisa bertemu dengan malam yang mulia dan penuh berkah itu. Masjid-masjid di berbagai kota di Indonesia maupun belahan dunia dipenuhi orang-orang yang beriktikaf demi memenuhi harapan untuk bertemu Lailatul Qadr yang penuh hikmah.

 Malam yang diceritakan Al Qur’an memiliki kualitas lebih dari seribu bulan itu, kata Rasululah SAW selalu hadir di sepuluh hari terakhir puasa. Karena itu sejak memasuki hari ke-21 sampai menjelang Idul Fitri umat Islam berlomba-lomba beriktikaf memusatkan perhatian kepadanya. Konon ada yang meyakini malam itu bakal datang di hari-hari ganjil: 21, 23, 25, 27, dan 29. Sehingga tak jarang memunculkan keinginan mencegatnya hanya di malam-malam ganjil itu. Meskipun banyak juga yang tak mau main cegat-cegatan, mengikhlaskan iktikaf karena Allah semata, sepanjang hari-hari terakhir Ramadan.

Di Mekah dan Madinah sendiri, masjid penuh sesak dihadiri ratusan ribu jamaah. Hampir-hampir seperti suasana musim haji. Demikian pula masjid-masjid di Mesir dan negara-negara lainnya. Sepuluh hari terakhir Ramadan adalah malam-malam yang sangat istimewa. Banyak hamba Allah yang merindukan pertemuan dengan-Nya dalam kalamullah yang sedang dibacanya, meskipun tak sedikit pula yang sekedar ingin memperoleh keberkahan Lailatul Qadr. Dan lantas mencegatnya.

 Sesungguhnya, point penting Lailatul Qadr bukanlah pada datangnya ‘sang malam’, melainkan pada turunnya ‘sang Jibril’ bersama para malaikat yang menyertainya. Jika penekanannya pada ‘sang malam’ maka siapapun bisa bertemu dengannya, meskipun katakanlah ia mencegat Lailatul Qadr sambil bermain kartu. Tentu pemahamannya bukan demikian. Hanya orang yang benar-benar layak sajalah yang bakal bertemu dengan para malaikat itu. Dengan kata lain, jika ada seribu orang sedang beriktikaf bersama di suatu tempat, belum tentu semua orang itu bakal didatangi oleh Sang Jibril.

 Siapakah mereka yang bakal bertemu dengan malaikat pembawa wahyu itu? Adalah mereka yang jiwanya telah tersucikan oleh puasa Ramadannya selama dua puluh hari yang pertama. Ini mirip dengan cerita pewayangan, dimana ksatria yang bertapa bakal memperoleh azimat Kalimasada di akhir pertapaannya. Dikarenakan, di akhir masa pertapaannya itu ia sudah memiliki jiwa yang suci dan bijak dalam menyikapi kehidupan.

Lailatul Qadr juga demikian. Ia hanya turun kepada orang-orang yang telah berpuasa dengan baik. Bukan puasa yang sekedar menahan lapar dan dahaga, melainkan puasa yang mensucikan jiwa raganya. Mulai dari pikiran dan perasaannya, penglihatan, pendengaran, dan segala ucapannya, sampai kepada seluruh tingkah laku dan perbuatannya.

Kesucian jiwa yang demikian itulah yang membuat jiwanya mudah teresonansi oleh kalamullah alias firman-firman Allah yang sedang dikajinya. Ibarat sebuah stasiun pemancar dengan pesawat radio. Jika frekuensinya sudah matching, maka seluruh informasi yang dipancarkan oleh stasiun radio itu akan tertangkap dengan mudah oleh pesawat radio. ‘’Sesungguhnya Al-Quran ini adalah bacaan yang sangat mulia. Pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh). Tidak (bisa) menyentuhnya kecuali orang-orang yang (telah) disucikan.’’ [Al Waaqi’ah: 77-79].

Makna ‘menyentuh’ dalam ayat tersebut bukanlah bersifat fisik, sebab menurut kalimat sebelumnya, Al Qur’an itu sebenarnya masih di Lauh Mahfuzh. Yang turun kepada manusia hanya berupa copy saja. Yakni hard-copy berupa teks  alias redaksi Al Kitab. Sedangkan yang kedua adalah soft-copy alias Al Hikmah.

Sayangnya kebanyakan umat Islam terjebak pada mengkaji Al Kitab yang berisi teks-teks saja. Termasuk di bulan Ramadan ini banyak yang mengkhatamkan Al Qur’an berulang-ulang, tapi hanya sebagai Al Kitab. Padahal substansi Al Qur’an itu bukan pada Al Kitabnya, melainkan pada Al Hikmah. Barangsiapa membaca Al Qur’an tanpa memahami isinya, ia temasuk orang-orang yang tidak memperoleh petunjuk.

Apakah yang dimaksud Al Hikmah? Ialah isi kandungan Al Qur’an yang dipahami secara mendalam, sehingga menjadi pedoman hidup yang nyata di dalam jiwa manusia. ‘’Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang mendalam tentang isi Al Quran) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa dianugerahi al hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang sangat ­banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman-firman-Nya).’’ [QS. Al Baqarah: 269].


Leave a comment

Kenali Kepribadian Lewat Foto Profil di Facebook

Dibanding kata-kata, ternyata sebuah gambar bisa lebih mengungkapkan sejuta makna. Dalam dunia jejaring sosial, ungkapan tersebut bisa jadi tepat. Kepribadian seseorang bisa diterka lewat laman jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter .
Caranya? Tengoklah postingan gambar profil si pemilik akun. Psikolog mengungkapkan adanya hubungan antara tipe gambar dalam profil dan kecenderungan sifat seseorang yang mem-posting gambar tersebut.
 

1. Sering Gonta-ganti Gambar Profil
“Orang yang sering mengganti gambar profilnya di jejaring sosial cenderung merasa tidak aman, kurang percaya diri dan sangat sembrono dalam mengambil keputusan. Orang seperti ini mudah curiga dan sulit percaya orang lain,” ujar psikolog Amool Ranjan, dikutip dari Times of India.
Amool menambahkan, beberapa individu dengan tipe ini bahkan punya kepribadian ganda dan selalu tidak puas dengan keputusan yang diambilnya sendiri. Ciri ini menunjukkan seseorang yang mengalami krisis identitas dan ingin tahu pandangan orang lain terhadap dirinya (dengan cara mengganti gambar profile setiap satu atau dua jam sekali).

 


2. Memajang Foto Selebriti
Menunjukkan seseorang yang suka mengidolakan orang lain karena merasa kehidupannya sendiri tidak terlalu sukses. Tipe ini cenderung kurang percaya diri dan sering meminta pendapat orang lain. “Dia termasuk orang yang tertutup dan enggan membicarakan masalah pribadi,” kata Amool.
Selain itu menurut Kaptan, orang dengan karakter ini punya dunia yang terbatas; tidak banyak bertemu orang dan kesehariannya monoton. Dia lebih suka memendam hasrat dan impiannya. Meng-upload gambar orang lain adalah salah satu cara untuk merefleksikan dirinya.
“Mereka adalah pemimpi dan senang berada di dunia fantasi,” ungkap psikolog Kaptan Singh Sengar.
3. Foto Syur
Ada sejumlah orang yang tak sungkan memamerkan foto seksi atau menunjukkan keintiman bersama pasangan di jejaring sosial. Menurut Amool, tipe orang seperti ini biasanya suka mencari perhatian dan khawatir dengan hubungan asmaranya. Biasanya mereka memiliki sifat rendah diri yang kompleks.
“Maka untuk menutupinya, mereka mencoba tampil lebih ekspresif,” ujar Amool.
Sementara itu Kaptan menjelaskan, perilaku ini menunjukkan sifat kekanak-kanakan dan obsesi menjadi pusat perhatian. Biasanya, tipe ini kurang bisa dipercaya dalam menjalin hubungan asmara.
4. Gambar Bernuansa Gothic
Menggambarkan orang dengan kepribadian kompleks dan misterius. Amool mengungkapkan, cukup sulit memahami tipe ini dan itu yang memang dia inginkan. Mereka biasanya tidak suka berbagi terlalu banyak dengan orang lain dan lebih memilih menyelesaikan masalahnya sendiri.
Senada dengan Amool, Singh menyatakan, “Meskipun kelihatannya baik-baik saja, tapi mereka selalu merasa sebaliknya. Orang-orang seperti ini biasanya sangat memerhatikan penampilan fisik.”
5. Pasang Wajah dengan Bibir Cemberut
Menurut psikolog Dr Asi Sharabi seperti dikutip dari Cosmopolitan, gaya ini menunjukkan sifat provokatif dan simbol sensual. Mengindikasikan seseorang yang ingin terlihat seksi, mendambakan keintiman atau pasangan. Bisa juga mengindikasikan kalau dia seseorang yang suka bersentuhan fisik.
6. Bersama Hewan Peliharaan
Tipe ini biasanya penyayang dan berharap bisa jadi pengasuh atau pengayom yang baik bagi keluarganya kelak. Memasang foto bersama hewan peliharaan bisa juga mengindikasikan dia orang yang family oriented.
7. Sedang Menari
Dia ingin ‘mengundang’ orang untuk melihatnya. Seseorang yang menunjukkan dirinya sedang pose berdansa biasanya bersifat terbuka, bebas, pencari kenikmatan hidup dan cenderung bergaya hidup hedonis.
8. Melakukan Aktivitas
Dia suka memajang foto dirinya sedang berolahraga, bekerja, membaca buku atau berkebun. Ini menandakan, orang tersebut ingin dikenal karena kemampuan dan pengalaman hidupnya. Biasanya dia jarang membicarakan hubungan asmara atau sesuatu yang berkaitan dengan emosional. Hal ini juga menandakan keengganan untuk berkomitmen dalam hubungan.
9. Memalingkan Wajah dari Kamera
Pose ala ‘candid’ ini menggambarkan seseorang yang tegas, teguh berpendirian dan cenderung keras kepala. Tapi dia juga tipe yang sangat percaya diri dalam menjalani hidup.
10. Mengenakan Busana Pesta
Tipe ini suka bersosialisasi dan hobi ikut dalam berbagai pertemuan seperti arisan atau pesta. Pemilik kepribadian yang ekstrovert atau terbuka. Mereka sangat mengutamakan kepercayaan diri dan mendapat perhatian dari orang sekitar.

 

Termasuk kepribadian manakah Anda?…silahkan tinggalkan pesan di bawah postingan ini. Terima kasih.


Leave a comment

Puasa Ramadhan: Bulan “Back to Family”

Al Gore, calon presiden dari Partai Demokrat dalam pemilu Amerika Serikat tahun 2000 lalu dalam salah satu tema kampanyenya mengajak warga AS untuk “back to family“, kembali ke keluarga.

Ada tiga hal yang melatar belakangi kenapa Gore mengusung isu keluarga. Pertama, tingginya perceraian di Amerika. Kedua, membengkaknya jumlah anak-anak broken home. Ketiga, melonjaknya angka (kasus) perselingkuhan di masyarakat.
Tentu saja yang dikhawatirkan Gore tidak saja terjadi di Amerika, tetapi juga terjadi di Indonesia. Keluarga Indonesia sesungguhnya sedang berada pada titik nadir yang mengkhawatirkan. Beberapa alasan dapat dikemukakan. Pertama, ada kecenderungan terjadinya peningkatan angka perceraian. Menariknya, penyebab perceraian itu bukan semata-mata masalah ekonomi, perselingkuhan atau KDRT, tetapi lebih disebabkan oleh hal-hal yang bersifat psikologis, seperti kebosanan dan kejenuhan. Kedua, mencuatnya kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga, baik yang dialami oleh istri ataupun anak-anak. Ketiga, jumlah anak-anak yang mengalami broken home terus meningkat. Keempat, perilaku menyimpang yang dipertontonkan sebagian anak-anak. Ini membuktikan keluarga tidak lagi berperan sebagai “sekolah pertama” yang mendidik keluruhan moral anak-anak. (Azhari, AT.:2008)

Bulan Ramadhan sesungguhnya dapat dijadikan momentum, untuk menjadikan keluarga sebagai pelabuhan terakhir yang menyenangkan dan membahagiakan. Meskipun sering tidak disadari, Ramadhan telah berjasa mengembalikan perhatian setiap orang terhadap keluarganya. Sungguh Ramadhan menyadarkan kita bahwa sebenarnya kita memiliki sesuatu yang sangat berharga dalam hidup. Itulah keluarga.

Jujur harus diakui, saat-saat yang paling indah dalam kehidupan keluarga adalah ketika kita melakukan aktivitas secara bersama-sama. Makan bersama, shalat berjama’ah, santai sambil nonton TV bersama, rekreasi bersama, dan sebagainya, adalah momen-momen yang paling indah dan mengesankan bagi setiap keluarga. Dalam momen-momen tersebut rasa kasih sayang, kebersamaan, perhatian, kepedulian, penghormatan dan penghargaan terbangun dengan sangat mengesankan.

Selama bulan Ramadhan kita menemukan kembali momen-momen penting ini. Waktu berbuka adalah saat-saat yang paling indah bersama keluarga. Demikian juga pada waktu shalat berjama’ah. Andaipun kita tidak sepenuhnya mendapatkan momen berbuka bersama, paling tidak pada waktu makan sahur dan shalat Shubuh berjama’ah, masih dapat kita lakukan. Tentu saja, kesempatan berkumpul adalah kesempatan yang paling baik untuk mengetahui kondisi masing-masing anggota keluarga. Makan bersama, dapat dijadikan media untuk berbagi informasi berkeaan dengan aktivitas di luat ataupun rencana-rencana kehidupan pada masa datang. Terjadilah sharing information, diskusi, perdebatan, dan saling memberi masukan. Pada akhirnya, ikatan kekeluargaan yang selama ini terasa longgar kembali terjalin dengan baik.


Leave a comment

Los Merengues stunningly brilliant: Barcelona vs. Real Madrid, 2013 El Clasico: Final score 3-1

Real Madrid are heading to the final of the Copa del Rey on the back of an all-around spectacular performance by manager Jose Mourinho and all of Los Blancos’ players. They dominated Barcelona throughout the match and never looked like losing.

A masterful tactical plan from Jose Mourinho, a brilliant performance by all of his players and another impotent attacking display from Barcelona have all come together to send Real Madrid to the final of the Copa del Rey. Los Merengues scored in three different ways to win 3-1 at the Camp Nou on Tuesday night, winning the tie 4-2 on aggregate and producing arguably the most impressive result they’ve achieved against the Blaugrana during the Mourinho era.

Lionel Messi had a brilliant chance after just two minutes, but missed his opportunity to undo Real Madrid’s gameplan before they got settled into the match. Pedro did brilliantly on the right wing to play him into space, but Barca’s No. 10 couldn’t get his shot on target from eight yards.

As Madrid settled into their defensive shape, attacking opportunities dissipated for the Blaugrana, and the visitors looked well in control of situations without the ball following the Messi miss. However, Barcelona put together a decent attack in the 12th minute, when Ronaldo fell asleep defensively and allowed Dani Alves too much space, eventually leading to a foul on Andres Iniesta on the edge of the box.

Unfortunately for them, that free kick went nowhere, and the ensuing Madrid counter attack led to their goal. A brilliant run down the flank from Ronaldo led to a one-on-one situation in the penalty area against Gerard Pique. The Barcelona defender was fooled by Ronaldo’s stepovers and attempted a tackle just a hair late, catching Ronaldo and getting none of the ball. Ronaldo stepped up and sent Jose Manuel Pinto the wrong way before burying the penalty, putting his side ahead 1-0 on the night and 2-1 on aggregate.

The game became a wide open and frenetic affair late in the first half, with both teams pushing hard for a goal, while simultaneously looking confident in their back lines to cut out dangerous attacks. Alvaro Arbeloa and Carles Puyol picked up yellow cards in the dying minutes of the half as things got chippy, but neither team looked much like scoring, despite the open nature of the match. At the very end of the period, Jordi Alba took a slight shove in the back from Arbeloa and attempted to milk a second yellow for the Madrid right back out of the situation, to no avail.

Barcelona had the first big chance of the second half, when Diego Lopez was forced into a save on a long shot by Sergio Busquets in the 52nd minute and Fabregas missed on a follow-up attempt, but that would be the closest they would come to looking like they could win the tie. Just five minutes after failing to capitalize on that opportunity, they were destroyed by a Madrid counter that put the tie to bed.

Los Merengues turned defense into attack instantly in the 57th minute, when Sami Khedira played a long ball upfield following a blocked Barcelona shot. Angel Di Maria won the race to the ball, then made an incredible dribbling move to cause Puyol to fall down. Pinto saved his shot, but Cristiano Ronaldo was unmarked on the follow-up, and had all the time he wanted to settle the ball and finish comfortably.

If that goal didn’t end the match, the one Raphael Varane scored 11 minutes later certainly did. With Barcelona pressing forward even harder than normal, they were left susceptible to counter attacks, and Madrid won a corner on a surge forward. Mesut Özil took and found the head of Varane, who rose up above everyone and powered and absolutely spectacular header into the net, scoring his second goal in as many matches against the Blaugrana.

Barcelona attempted to claw their way back into the game with an array of attacking substitutions, but with Madrid three goals ahead and with an advantage on away goals, their incentive to take risks in attack was gone. Even so, Mourinho’s men continued to look dangerous on the counter for the rest of the match. They switched off late, allowing Jordi Alba to net a consolation goal for the Blaugrana in the 89th minute.

There is another Clasico looming at the weekend, but it matters very little compared to this game. With Barcelona already having virtually wrapped up the La Liga crown, this was the biggest match of Madrid’s season to date. They’ve salvaged an otherwise lackluster season with this victory, and will be favorites to win the Copa del Rey final, even if their local rivals Atletico Madrid, who are currently above them in the league, are the other finalists.

Sorce: http://www.sbnation.com/soccer/2013/2/26/4032842/barcelona-vs-real-madrid-2013-el-clasico-final-score-result-copa-del-rey


Leave a comment

Beda ‘Cinta’ dan ‘Kentut’ : Refleksi di hari Valentino

Cinta dan kentut tidak bisa ditahan, keduanya bisa menjadi lega bila terlaksana.
Cinta tertahan sama dengan sengsara, Kentut ditahan sama dengan menderita.
Cinta terkesan malu-malu tapi mau, Kentut bikin malu-maluin baunya.
Cinta tanpa rasa, bukan Cinta namanya,  Kentut tak berbau, bukan  Kentut namanya.
Cinta itu rapuh,  Kentut itu bau.
Cinta itu halus,  Kentut itu virus.
Cinta diam-diam membuat orang mabuk kepayang,
 Kentut diam-diam membuat orang mabuk kepalang.
Cinta bagi kebanyakan orang muda, “Ahhh, Cinta monyet…!”
 Kentut didepan banyak orang, “Sialan, monyet lu…!”
Cinta dan  Kentut sama-sama sering dicari:
Kalau sudah Cinta: “Dimana engkau duhai kekasih?”
Kalau sudah  Kentut: “Siapa nih yang  Kentut? Hayoo, ngaku gak…?!!!”
Cinta berlebih membuat orang terbuai,  Kentut berlebih membuat orang terkulai.
Cinta menyatukan persepsi,  Kentut menyatukan emosi.
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,241 other followers