Uwe mPemata Press

News / Sport / Health / Humor / Education

Beda ‘Cinta’ dan ‘Kentut’ : Refleksi di hari Valentino

Leave a comment


Cinta dan kentut tidak bisa ditahan, keduanya bisa menjadi lega bila terlaksana.
Cinta tertahan sama dengan sengsara, Kentut ditahan sama dengan menderita.
Cinta terkesan malu-malu tapi mau, Kentut bikin malu-maluin baunya.
Cinta tanpa rasa, bukan Cinta namanya,  Kentut tak berbau, bukan  Kentut namanya.
Cinta itu rapuh,  Kentut itu bau.
Cinta itu halus,  Kentut itu virus.
Cinta diam-diam membuat orang mabuk kepayang,
 Kentut diam-diam membuat orang mabuk kepalang.
Cinta bagi kebanyakan orang muda, “Ahhh, Cinta monyet…!”
 Kentut didepan banyak orang, “Sialan, monyet lu…!”
Cinta dan  Kentut sama-sama sering dicari:
Kalau sudah Cinta: “Dimana engkau duhai kekasih?”
Kalau sudah  Kentut: “Siapa nih yang  Kentut? Hayoo, ngaku gak…?!!!”
Cinta berlebih membuat orang terbuai,  Kentut berlebih membuat orang terkulai.
Cinta menyatukan persepsi,  Kentut menyatukan emosi.
Advertisements

Author: Ikhsan Madjido

A man with an idea to unity people by writing and sharing to each others

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s